BONE
Jembatan Merah Putih di Dusun Bulu Botoe, Desa Kading, Kecamatan Awangpone, diresmikan pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kehadiran jembatan ini dipakai untuk memperbaiki akses harian warga sekaligus memperlancar arus hasil pertanian dari desa.
Kabar ini berkaitan dengan wilayah Bone, rubrik Pemerintahan, dan berita jalan Kadai-Pattiro Bajo di Mare karena sama-sama menyorot infrastruktur darat yang baru dibuka untuk warga Bone.
“Bukan saja membangun kepercayaan, tapi juga membangun kebersamaan dan membangun kemajuan,,” tegasnya Gidion Arif Setyawan, Wakapolda Sulsel, saat meresmikan Jembatan Merah Putih Polres Bone pada 13 Agustus 2026.
Warga memangkas waktu tempuh
RRI Bone menulis panjang jembatan mencapai 50 meter dan membantu memotong waktu tempuh warga yang sebelumnya berkisar 23 sampai 30 menit. Polres Bone menempatkan peresmian itu sebagai hasil kolaborasi antara personel Brimob dan masyarakat setempat.
Dua sumber tersebut sama-sama menyorot fungsi praktis jembatan, bukan sekadar simbol seremonial. Mammiri membatasi liputan ini pada ukuran jembatan, manfaat akses, dan pihak yang meresmikan sesuai data terbuka yang sama.
Peresmian terkait agenda nasional
RRI Bone juga menulis kegiatan di Awangpone terhubung dengan peresmian serentak 895 Jembatan Merah Putih yang diikuti Presiden Prabowo secara virtual. Di lokasi Bone, Wakapolda Sulsel hadir bersama Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin dan jajaran Forkopimda.
Artikel ini tidak menambahkan klaim ekonomi baru di luar yang disebut sumber terbuka. Fokus berita tetap pada pembukaan akses warga Desa Kading dan konteks kerja bersama aparat serta masyarakat.
Baca juga
Baca juga jalan Kadai-Pattiro Bajo di Mare, roadshow kemerdekaan di Mare, dan arsip wilayah Bone.



