GOWA
Jumlah pendaki Gunung Bawakaraeng yang dievakuasi tim SAR bertambah dari 26 orang pada Senin malam menjadi 31 orang hingga Selasa pagi, 18 Agustus 2026. Korban mengalami hipotermia, asma, kelelahan, kram, dan cedera kaki setelah arus pendakian HUT RI memadat.
ANTARA Makassar dan RRI Makassar sama-sama menempatkan Posko Aju Bulu Balea sebagai titik penanganan utama sebelum korban dirujuk sesuai kondisi. Berita ini terkait wilayah Gowa, rubrik Pemerintahan, dan arsip evakuasi pendaki Bulu Baria.
“telah ditangani 26 orang pendaki,” ujar Darul Astiyadi, Komandan Rescuer Basarnas Makassar, saat menyampaikan data Senin malam ANTARA Makassar pada 18 Agustus 2026.
Korban tersebar di beberapa titik jalur
ANTARA menulis tim SAR bergerak di Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, Pos 10 puncak, dan jalur Tassoso ketika angka korban masih 26 orang. RRI lalu memperbarui bahwa jumlah trouble mencapai 31 pendaki hingga Selasa pagi.
Dua sumber juga sama-sama menyebut kepadatan pendakian sangat tinggi dengan 3.786 orang terdaftar melalui empat jalur utama. Informasi itu dipakai Mammiri untuk menjelaskan mengapa evakuasi dilakukan estafet dari beberapa titik.
“dipastikan turun dengan aman,” kata Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, saat menjelaskan target pengamanan RRI Makassar pada 18 Agustus 2026.
Siaga SAR berlanjut hingga arus turun
RRI menulis 295 personel gabungan disiagakan di delapan titik strategis, dari jalur pendakian sampai Lembah Ramma dan puncak gunung. ANTARA menguatkan sebagian korban yang sudah turun ditangani lebih lanjut di Puskesmas Tinggi Moncong.
Baca juga wilayah Gowa, rubrik Pemerintahan, dan berita Basarnas evakuasi pendaki Bulu Baria.



